8 Hal yang Bisa Memperpendek Umur Spare Part Mobil

icon 12 May 2026
icon Admin

Spare part mobil dibutuhkan agar perjalanan bisa berlangsung sebagaimana mestinya tanpa mengganggu kenyamanan. Itulah mengapa, kondisinya perlu dijaga sehingga tidak mudah rusak dan berfungsi dengan optimal.

Untuk menjaganya, Anda perlu mengetahui berbagai hal yang bisa memperpendek umur suku cadang. Dengan demikian, Anda bisa menghindarinya sebisa mungkin. Simak ulasan di bawah ini untuk mengetahuinya.

Kebiasaan yang Memperpendek Umur Spare Part Mobil

Ada berbagai kebiasaan buruk yang harus dihindari bila Anda ingin suku cadang mobil tetap awet. Inilah di antaranya:

  • Tidak Segera Mengganti Oli Mesin

Oli berperan penting bagi mesin. Dengan demikian, berbagai komponennya bisa bergerak secara lancar tanpa menimbulkan gesekan yang membuatnya aus. Hal ini dapat dirasakan dengan tarikan yang halus saat mobil melaju.

Bagaimanapun juga, cairan tersebut perlu diganti secara berkala pada jarak tempuh tertentu. Jika tidak segera melakukannya, gesekan berlebih akan terjadi sehingga komponen lebih cepat aus bahkan rusak.

  • Membawa Beban Melebihi Kapasitas

Setiap mobil mempunyai batas kapasitasnya masing-masing. Batas tersebut perlu dipatuhi agar spare part mobil tetap awet. Jika beban yang dibawa melebihi kapasitas tersebut, sebaiknya Anda memilih kendaraan lain yang lebih kuat.

Hindari untuk memaksa kondisi ini. Bila dipaksa, maka mesin, kaki-kaki, dan ban bekerja semakin berat hingga melampaui batas kekuatannya. Akibatnya, berbagai komponen tersebut akan rusak bahkan cepat patah.

  • Mengabaikan Kondisi Kaki-Kaki

Spooring dan balancing perlu dilakukan secara rutin sesuai anjuran dari produsen untuk menjaga kondisi bagian bawah mobil. Selain itu, usahakan untuk memelankan kendaraan saat Anda melewati jalan berlubang.

Jika kedua hal ini diabaikan, ban akan mudah mengalami keausan secara tidak merata. Tidak hanya itu, komponen tie rod atau shockbreaker juga mudah rusak bahkan patah.

  • Sering Mengerem Mendadak

Sebagian orang sering menginjak pedal rem secara mendadak, terutama saat berkendara dalam kecepatan tinggi. Ternyata, hal ini mampu membuat sistem transmisi lebih cepat aus karena bekerja terlampau keras. Begitu pula sistem pengereman.

Maka dari itu, sebaiknya Anda menghindari kebiasaan ini. Caranya dengan tetap waspada dan memelankan kendaraan saat melewati jalanan ramai.

  • Jarang Membersihkan dan Mengganti Filter

Filter udara dan AC dibutuhkan untuk menyaring berbagai kotoran. Dengan demikian, mesin dan udara dalam kabin terhindar dari debu yang membuat perjalanan serta kenyamanan terganggu.

Filter perlu dibersihkan dan diganti secara rutin. Bila tidak, konsumsi bensin lebih boros dan kompresor AC akan mudah rusak.

  • Membiarkan Mesin Overheat

Dasbor mempunyai lampu indikator yang menandakan mesin overheat. Jika lampu ini diabaikan, berbagai komponen mesin bisa rusak parah, seperti radiator, cylinder head, dan paking.

  • Jarang Memanaskan Mobil

Mobil yang jarang digunakan tetap perlu dipanaskan secara rutin agar oli tetap bergerak melumasi komponen mesin. Mengabaikannya akan membuat oli mengendap dan mengental. Selain itu, aki juga lebih cepat soak diikuti berkaratnya aneka komponen.

  • Menggunakan Suku Cadang Palsu

Suku cadang palsu memang menggiurkan karena harganya yang lebih murah. Namun, hal ini berisiko membuat berbagai komponen lain cepat rusak. Terlebih lagi jika suku cadang tersebut cukup penting, seperti kampas rem, busi, dan filter.

Jadi, setidaknya ada 8 hal yang perlu dihindari bila Anda ingin spare part mobil tetap awet. Jangan lupa untuk melakukan servis berkala agar kondisinya dapat diketahui dan terjaga. Lakukan servis di tempat resmi seperti di sini.