Jangan Tunggu Celaka! Ini Gejala Rem Blong dan Cara Mengatasinya
Cara dalam mengatasi rem blong dapat dikombinasikan melalui tindakan darurat saat kegagalan fungsi tersebut telah terjadi, serta langkah pemeliharaan preventif pada seluruh komponen pengereman secara disiplin.
Jika Anda mengalami situasi darurat di mana rem mendadak tidak merespons, jangan panik. Lakukan langkah-langkah darurat berikut:
- Pompa pedal rem secara berulang-ulang dengan cepat untuk mencoba membangun kembali tekanan hidraulis yang tersisa.
- Turunkan gigi transmisi secara bertahap ke posisi lebih rendah (engine brake), atau menurunkan gigi lewat mode L/2 untuk mobil matik agar memperlambat laju kendaraan menggunakan putaran mesin.
- Tarik rem tangan (handbrake) secara perlahan dan bertahap, hindari menariknya secara mendadak agar roda belakang tidak terkunci dan membuat mobil melintir.
- Arahkan kendaraan ke jalur bahu jalan yang aman, serta bunyikan klakson dan nyalakan lampu hazard untuk memberi sinyal bahaya pada pengemudi lain.
- Manfaatkan fitur engine brake saat menuruni lereng panjang agar sistem pengereman mobil tidak mengalami panas berlebih.
Jangan pernah lupa juga untuk memeriksa volume minyak rem dan ketebalan kampas rem Anda secara berkala saat sedang melakukan servis rutin bulanan.
Kapan Harus Membawa Mobil ke Bengkel Resmi?
Sistem pengereman wajib segera mendapat penanganan mekanik di bengkel resmi begitu Anda merasakan gejala rem blong sekecil apa pun.
Seperti saat Anda merasakan bahwa pedal rem sudah terasa lebih dalam dari biasanya, atau munculnya bunyi decitan yang terlalu keras. Jangan menunda perbaikan hingga pengereman benar-benar hilang total saat sedang berkendara di jalanan.