Kebiasaan Mengemudi Jarak Pendek dan Dampaknya pada Mobil
Mesin yang sering bekerja dalam kondisi dingin cenderung membutuhkan lebih banyak bahan bakar. Pada awal perjalanan, sistem pembakaran biasanya menyuplai BBM lebih banyak agar mesin cepat panas.
Kebiasaan mengemudi jarak pendek membuat fase ini terjadi berulang kali, sehingga konsumsi bahan bakar menjadi lebih boros dibandingkan perjalanan jarak jauh.
-
Sistem Knalpot dan Emisi Lebih Kotor
Perjalanan singkat membuat sistem knalpot tidak mencapai suhu optimal untuk membakar sisa gas buang. Akibatnya, endapan karbon lebih mudah menumpuk pada knalpot dan komponen emisi.
Hal ini dapat memengaruhi hasil uji emisi dan meningkatkan risiko kerusakan pada sistem pembuangan. Kebiasaan mengemudi yang tidak seimbang bisa berdampak langsung pada kebersihan emisi mobil.
Cara Mengurangi Dampak Kebiasaan Mengemudi Jarak Pendek
Meski sulit dihindari, ada beberapa cara untuk meminimalkan dampak kebiasaan mengemudi jarak pendek. Sesekali, gunakan mobil untuk perjalanan yang lebih panjang agar mesin bekerja optimal.