Tanda Rem Tangan Perlu Diservis atau Disetel Ulang

icon 25 August 2025
icon Admin

Rem tangan, atau sering disebut rem parkir, adalah salah satu komponen keselamatan yang kerap disepelekan. Fungsinya sederhana, menahan kendaraan tetap diam saat parkir atau ketika berhenti di tanjakan dan turunan. 

Namun, meskipun jarang digunakan selama perjalanan, rem tangan tetap memerlukan perawatan dan penyetelan berkala.

5 Tanda Rem Tangan Perlu Diservis 

Seiring waktu, rem tangan bisa kehilangan performanya. Jika dibiarkan, hal ini dapat mempengaruhi keamanan, bahkan menyebabkan kecelakaan atau kerusakan lain pada sistem pengereman. 

Berikut adalah tanda-tanda yang menunjukkan rem tangan Anda sudah tidak optimal dan perlu segera diservis atau disetel ulang.

  1. Tuas atau Tuas Pedal Terlalu Tinggi Saat Ditarik

Pada mobil dengan tuas rem tangan model tarik (hand lever), posisi tuas yang harus diangkat terlalu tinggi adalah tanda awal bahwa sistem sudah longgar. Normalnya, rem tangan akan “mengunci” dengan 5-8 klik saat ditarik. 

Jika perlu lebih dari itu, kemungkinan kabel rem sudah meregang atau kampas rem parkir menipis.

Pada mobil dengan rem tangan model pedal, gejalanya serupa: pedal harus ditekan lebih dalam dari biasanya sebelum terasa mengunci. Kondisi ini menandakan penyetelan ulang sudah diperlukan.

  1. Mobil Masih Bergerak Meski Rem Tangan Aktif

Salah satu tanda paling jelas adalah ketika mobil tetap bergerak perlahan saat rem tangan diaktifkan, terutama di jalan menurun. Ini bisa terjadi karena kampas rem parkir sudah aus, kabel kendali longgar, atau mekanisme penguncinya kotor dan berkarat.

Jika gejala ini muncul, sebaiknya segera lakukan pemeriksaan di bengkel. Mengandalkan rem tangan yang tidak bekerja optimal sangat beresiko, terutama jika Anda sering parkir di area miring.

  1. Tuas atau Pedal Terasa Terlalu Ringan

Rem tangan yang sehat akan memberikan sedikit perlawanan ketika ditarik atau ditekan. Jika terasa terlalu ringan, hampir tanpa resistensi, kemungkinan kabel rem terlepas dari pengait atau mengalami kerusakan.

Dalam beberapa kasus, rasa ringan ini disebabkan oleh patahnya komponen kecil di dalam mekanisme rem parkir. Perbaikannya bisa sederhana, tetapi jika diabaikan, risiko mobil bergeser tanpa disadari akan meningkat.

  1. Bunyi Berdecit atau Gesekan Saat Digunakan

Bunyi tidak normal saat rem tangan diaktifkan menandakan adanya kotoran, karat, atau keausan pada kampas rem parkir. Selain mengurangi efektivitas pengereman, gesekan yang terus-menerus dapat merusak piringan atau drum rem.

Membersihkan dan melumasi mekanisme rem parkir biasanya cukup untuk mengatasi masalah ini. Namun, jika kampas sudah habis, penggantian adalah satu-satunya solusi.

  1. Lampu Indikator Rem Tangan Menyala Terus

Pada mobil modern, indikator rem tangan di panel instrumen akan menyala jika rem parkir aktif. Jika lampu tetap menyala meskipun tuas atau pedal sudah dilepas, ada kemungkinan switch sensor mengalami masalah atau mekanisme penguncinya tidak kembali ke posisi semula.

Meski terlihat seperti masalah listrik sederhana, kondisi ini sering kali menjadi petunjuk bahwa sistem rem parkir perlu pemeriksaan lebih dalam.

Dampak Jika Rem Tangan Bermasalah Dibiarkan Terlalu Lama

  • Risiko Keselamatan

Rem tangan yang lemah tidak akan mampu menahan kendaraan secara sempurna. Pada kondisi parkir di tanjakan atau turunan, mobil bisa bergerak sendiri dan membahayakan pejalan kaki atau kendaraan di sekitarnya.

  • Kerusakan Tambahan pada Sistem Rem

Jika rem tangan tidak berfungsi optimal, pengemudi cenderung mengandalkan transmisi (pada mobil manual dengan gigi mundur atau mobil matik pada posisi “P”) untuk menahan kendaraan. Kebiasaan ini dapat membebani komponen transmisi dan memperpendek usia pakainya.

  • Biaya Perbaikan Lebih Besar

Masalah kecil seperti penyetelan kabel longgar sebenarnya dapat diatasi dengan biaya minim. Namun, jika dibiarkan, keausan komponen akan semakin parah hingga memerlukan penggantian kabel, kampas, atau bahkan seluruh mekanisme rem parkir.

Kapan Harus Menyetel atau Menservis Rem Tangan?

Tidak ada patokan waktu pasti, tetapi idealnya rem tangan diperiksa setiap kali melakukan servis berkala, terutama jika mobil digunakan di daerah berbukit atau sering parkir di permukaan miring.

Jika salah satu tanda di atas mulai terasa, jangan menunggu hingga kerusakannya semakin parah. Penyetelan kabel, pembersihan mekanisme, atau penggantian kampas adalah tindakan sederhana yang bisa mengembalikan performa rem tangan seperti semula.

Rem tangan mungkin terlihat sebagai komponen sederhana, tetapi perannya sangat penting dalam menjaga keamanan kendaraan saat parkir atau berhenti di medan miring. 

Tanda-tanda seperti tuas terlalu tinggi, mobil tetap bergerak saat rem aktif, rasa terlalu ringan pada tuas, bunyi berdecit, atau lampu indikator menyala terus adalah sinyal bahwa rem tangan perlu perhatian.

Mengabaikan masalah ini bukan hanya berisiko bagi keselamatan, tetapi juga bisa memicu kerusakan pada komponen lain dan menambah biaya perbaikan di kemudian hari. 

Perawatan dan penyetelan rem tangan secara rutin di http://www.suzukibali.id/ adalah langkah kecil yang membawa manfaat besar, mobil lebih aman, pengemudi lebih tenang.