Berita

    Intip Perbedaan Sistem Penggerak FWD dan RWD Pada Mobil

    Setiap mobil punya spesifikasi berbeda-beda, termasuk sistem penggerak yang disematkan padanya. Pengetahuan yang cukup pada spesifikasi dan jenis penggerak yang digunakan akan membantu pengguna mengetahui kemampuan mobil tersebut. Istilah mobil dengan penggerak roda depan atau FWD dan penggerak roda belakang atau RWD, mungkin sudah akrab di kalangan pengguna mobil. Namun selain itu, ada juga istilah AWD atau mobil berpenggerak semua roda, 2WD yakni mobil berpenggerak dua roda dan seterusnya.

     

    Masing-masing mobil dengan model penggeraknya memiliki keunggulan dan mekanisme kerjanya masing-masing, yang tentunya akan memberikan pengalaman berbeda bagi penggunanya. Namun artikel ini hanya akan membahas, sistem penggerak roda depan (FWD) dan penggerak roda belakang (RWD)

     

    Mengenal Mobil FWD dan RWD

    1. Mobil Berpenggerak FWD

    Mobil dengan penggerak front wheel drive (FWD) atau mobil berpenggerak roda depan, banyak ditemukan di pasar otomotif. Dari sebuatannya, tentu kekuatan mobil dengan penggerak roda depan berporos pada kedua ban depannya. Mobil jenis ini biasanya menggunakan dua roda depannya untuk bergerak. Artinya hanya dua roda ini, yang memiliki daya dorong ketika gas dihentak. Ketika ada di jalan, hanya dua rodanya yang aktif bergerak. Mobil berpenggerak roda depan dianggap sangat tangguh untuk melintasi medan jalan yang licin. Contoh mobil yang menggunakan FWD seperti Suzuki Ertiga, Suzuki Baleno, Suzuki XL7 dan Suzuki Ignis.

     2. Mobil Berpenggerak Roda Belakang

    Bila mobil dengan penggerak roda depan mengandalkan dua ban depannya, maka sebaliknya mobil Rear Wheel Drive (RWD) memiliki poros gerak pada ban belakang. Artinya tenaga yang disalurkan mesin, oleh sistem penggerak akan mengalir ke kedua roda belakang untuk membuat mobil bergerak.

    Mobil dengan penggerak roda belakang biasa dianggap memiliki kekuatan mumpuni untuk melintasi medan-medan berat yang ekstrim. Sistem penggerak RWD ini juga memiliki kekuatan untuk angkutan berat. Itu sebabnya banyak kendaraan komersial seperti truk dan bus menggunakan penggerak RWD.

    Kelebihan dan Kelemahan Mobil FWD

    Mobil berpenggerak roda depan (FWD) memiliki keunggulan dalam hal efisiensi. Mobil dengan penggerak roda depan diklaim efisien karena jarak mesin dan girboksnya yang semuanya adalah di depan dan lebih dekat dengan roda depan.

    Ini berpengaruh karena tenaga yang disalurkan mesin memiliki waktu yang lebih efisien sampai ke penggerak rodanya, sehingga tenaganya sampai dengan optimal untuk menggerakan mobil.

    Konstruksi pada mobil FWD biasanya lebih ringkas sehingga bobotnya pun lebih ringan dibanding mobil lainnya. Mobil jenis ini juga dianggap lebih responsif, karena tenaga yang dihentakan dari mesin tidak tereduksi untuk sampai ke roda.

     

    Mobil berpenggerak roda depan memiliki posisi mesin yang melintang (transverse). Hal ini membuat ruang mesin bisa lebih kompak dan memberikan ruang yang lega untuk pengembangan kabin. Meskipun dianggap lebih responsif. Namun mobil berpenggerak roda depan juga punya kelemahan. Biasanya kelenturan dan keempukan suspensi depannya cepat menurun lantaran beban berat yang dipikul.

    Komponen lain seperti CV joint drive shaft juga cenderung berusia lebih pendek. Selain itu, mobil FWD juga dianggap kalah dalam urusan handling karena biasanya mengalami understeer atau sulit berbelok.

    Kelebihan dan Kelemahan Mobil FWD Mobil RWD

    Mobil dengan penggerak roda belakang (RWD) memiliki kelebihan pada distribusi bobot yang baik sehingga tidak membebani komponen-komponen yang ada di depan. Hal ini bisa dilihat dari posisi mesin yang ada di depan, girboks dan drive shaft yang ada di tengah dan bagian diferensial di belakang. Mobil-mobil yang memiliki distribusi bobot yang seimbang, membuatnya cenderung lebih stabil. Mobil jenis ini punya kemampuan melahap medan-medan berat karena tenaganya yang kuat.  Meskipun demikian ia punya kelemahan. Mobil ini berisiko pada medan menanjak karena bobot yang bertumpu di belakang membuatnya kadang kehilangan traksi pada ban depan. Dia juga tak bisa bergerak spontan karena tenaganya bisa tereduksi 30 persen oleh komponen lain sebelum sampai ke roda.

     

    Kini, Anda sudah mengetahui sistem penggerak pada mobil. Untuk memilihnya, anda bisa sesuaikan dengan kebutuhan dan jenis medan yang biasa dilalui. Jadi, tunggu apalagi? Kunjungi  segera  dealer resmi suzuki https://suzukibali.id/ dan nikmati layanan booking service online serta dapatkan berbagai promo dealer mobil Suzuki sekarang juga!