Penyebab Karet Wiper Cepat Kering dan Kasar
Sinar matahari akan langsung mengenai wiper bila mobil diparkir di area terbuka tanpa pelindung apapun. Paparan sinar tersebut membuat karet lebih cepat menua. Terlebih lagi, permukaan kaca juga akan menambah hantaran panasnya.
Saat kondisi ini terjadi, minyak alami di dalam karet akan menguap. Alhasil, elastisitasnya akan hilang sehingga karet menjadi kaku, keras, dan mudah retak saat digunakan.
-
Penumpukan Kotoran
Banyak pemilik mobil membiarkan debu, pasir, maupun kotoran lainnya menumpuk pada karet wiper. Padahal, partikel tersebut bisa mengikis permukaan karet layaknya amplas saat digunakan.
Situasi ini membuat tekstur karet menjadi robek, kasar, hingga bopeng. Akibatnya, wiper akan tersendat-sendat saat digunakan. Selain itu, partikel halus yang tertinggal juga bisa menggores kaca.
-
Menggunakan saat Kaca Kering
Banyak pemilik mobil belum tahu bahwa wiper tidak boleh digunakan saat kaca kering. Tanpa air yang bertindak sebagai pelumas, karet akan langsung menggesek kaca secara kasar.