Filter Kabin Jarang Diganti, Ini Dampaknya pada AC dan Kesehatan Kabin
Semua mobil kini mempunyai komponen yang disebut dengan filter kabin. Fungsinya menjaga kualitas udara dalam kabin mobil agar tetap baik. Sehingga kenyamanan dan kesehatan selama berkendara tetap terjaga.
Filter kabin mobil akan melakukan penyaringan udara. Polusi, debu, dan berbagai kotoran lainnya akan disaring oleh filter kabin mobil.
Apabila filter kabim jarang Anda ganti maka bisa menyebabkan banyak masalah. Apa saja?
Dampak Filter Kabin Mobil Tidak Diganti
Filter kabin mobil yang tidak Anda ganti atau dibiarkan kotor dapat menyebabkan masalah. Mulai dari kesehatan hingga kualitas kabin mobil itu sendiri. Berikut beberapa dampaknya:
-
Menimbulkan Alergi
Kotornya filter kabin mobil bisa menyebabkan alergi dan juga masalah pernapasan lainnya. Filter kabin mobil yang penuh dengan debu tidak bisa menyaring alergen secara maksimal. Inilah yang menyebabkan reaksi alergi bahkan asma terpicu.
-
Muncul Bau Tidak Sedap
Dampak selanjutnya, kabin mobil Anda akan mengeluarkan bau tidak sedap. Kotoran yang menempel dan menumpuk di filter kabin mobil menjadi tempat yang bagus untuk bakteri dan jamur berkembang. Akhirnya bau apek pun muncul.
-
Udara Kurang Dingin
Ketika filter kabin mobil Anda sudah perlu diganti, biasanya salah satu tanda yang muncul adalah AC yang kurang dingin.
Ini diakibatkan filter kabin mobil yang sudah mampet. Sehingga sirkulasi udara dari blower terhambat. Angin yang dikeluarkan pun lemah dan suhu tidak dingin.
-
Kaca Mobil Berembun
Umumnya kaca mobil yang berembun terjadi ketika hujan. Kondisi tersebut terjadi karena aliran udara yang tidak lancar yang diakibatkan filter kabin mobil mengalami sumbatan.
-
Beban Kerja Berat pada AC
Ketika filter kabin mobil Anda kotor, maka kompresor dari AC perlu bekerja keras. Kondisi tersebut dapat menyebabkan konsumsi bahan bakar menjadi meningkat.
-
Serangga Bisa Masuk
Ketika Anda sering memarkir mobil di area pepohonan, serangga, daun bahkan ranting bisa masuk ke dalam kabin. Filter kabin mobil berfungsi untuk mencegahnya.
Sehingga jika filter kabin mobil sudah kotor dan tidak berfungsi sebagaimana mestinya, benda asing akan masuk ke kabin. Sistem udara dan kenyamanan pun dapat terganggu.
-
Tumbuh Jamur dan Bakteri
Sedikit disinggung terkait pertumbuhan jamur dan bakteri di poin sebelumnya. Pertumbuhan ini dikarenakan filter kabin mobil yang mengalami kelembapan. Maka dari itu penting untuk melakukan penggantian filter kabin mobil secara rutin.
Tips Merawat Filter Kabin Mobil
Agar filter kabin mobil Anda bekerja secara maksimal maka filter kabin mobil dapat Anda ganti setiap 10.000 kilometer.
Kemudian untuk pembersihannya sendiri, harus Anda lakukan setiap 5.000 kilometer. Berikut cara perawatan filter kabin mobil:
-
Lepaskan Filter Kabin Mobil
Langkah pertama untuk membersihkan filter kabin mobil adalah dengan melepaskan filter. Tujuannya agar Anda lebih mudah menjangkau area yang kotor dan Anda bisa membersihkannya dengan menyeluruh.
-
Pembersihan Filter Kabin Mobil
Setelah Anda melepas filter kabin mobil, Anda bisa membersihkannya. Bisa dengan air maupun udara yang bertekanan.
Jika Anda membersihkan dengan air, maka pastikan Anda menyemprotkan air dengan tekanan yang rendah agar filter tidak rusak.
Kemudian jika Anda menggunakan udara bertekanan, maka arahkan semprotan ke area yang berlawanan dengan arah sirkulasi udara filter.
-
Melakukan Penggantian Filter Kabin Mobil
Apabila filter kabin mobil Anda masih kotor walaupun sudah dibersihkan, maka sebaiknya Anda melakukan penggantian dengan filter baru.
Filter kabin mobil yang sudah kotor dan rusak tidak bisa menyaring udara secara maksimal. Kondisi tersebut juga akan memengaruhi kesehatan Anda karena menjadi tempat bakteri tumbuh.
Pastikan Anda melakukan pembersihan dan penggantian filter kabin mobil secara teratur agar kondisinya tetap maksimal. Kunjungi Website Resmi Dealer United Indobali untuk melakukan reservasi penggantian filter kabin mobil.